BTemplates.com

Search This Blog

Powered by Blogger.

Friday, November 27, 2020

Cara Memilih Box Bayi yang Benar


Cara Memilih Box Bayi yang Benar - Salah satu perlengkapan bayi yang penting adalah kotak bayi. Tersedia berbagai model dari yang kecil sampai yang besar, portable, dan multifungs.  Kami juga akan mencantumkan rekomendasi boks bayi terbaik di artikel ini. Tentunya Anda menginginkan baby box yang tahan lama dan pas dengan ruangan untuk Anda dan si kecil.

Untuk buah hati tercinta, Anda perlu memilih produk yang aman digunakan. Box Bayi bayi yang Anda pilih harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Pemerintah Indonesia telah menetapkan standar produk baby box. Berdasarkan SNI, peti bayi yang terbuat dari kayu harus memenuhi persyaratan tertentu.

Ketinggian bedengan atau bedengan minimal 40 cm dari permukaan lantai. Selain itu, panjangnya minimal 100 cm dan lebar 65 cm. Tak hanya itu, posisi ranjang juga tidak boleh goyang saat diletakkan di permukaan yang rata. Jarak maksimum bingkai adalah 85 cm dan tidak boleh tajam.

Jika Anda membeli baby box dari pengrajin kayu, Anda harus memperhatikan detail ini. Dengan begitu, keamanan dan kenyamanan si kecil akan tetap terjaga. Jika memilih produk buatan luar negeri, bisa jadi produk tersebut memenuhi standar keamanan negara asal. Misalnya produk Jepang yang memenuhi standar memiliki tanda "PSC" dan "SG". Pastikan untuk memeriksa standar keamanan yang tercetak pada produk.

Yang pasti, Anda dapat menemukan informasi tambahan tentang keamanan ini dari ulasan pengguna. Selain itu, tidak ada salahnya mengecek keamanan bahan untuk boks bayi Anda. Jika bahan-bahannya baby friendly, si kecil tetap aman meski misalnya menjilati atau meletakkan grille di mulut.



Bagaimana Cara Memilih Box Bayi yang Benar?

 

Pilih produk dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan

Berdasarkan ukurannya, terdapat dua jenis boks bayi. Produk biasa berukuran 120 cm × 70 cm dan produk mini 90 cm × 60 cm. Namun produk yang ada di pasaran Indonesia sendiri memiliki berbagai ukuran lain yang bisa Anda pilih. Anda tinggal memilih produk yang ukurannya sesuai dengan lokasi penempatannya di dalam ruangan.

Baik produk reguler dan mini sebenarnya diatur untuk bertahan selama kurang lebih 24 bulan. Namun, setelah usia empat bulan, si kecil mungkin akan kesulitan bergerak dengan produk berukuran mini. Lebih aman untuk mengasumsikan bahwa masa manfaat produk yang sebenarnya lebih pendek daripada yang dikatakan pabrikan.

Pilih produk yang mudah digunakan

Memang benar si kecil bisa tidur di boks bayi seperti apapun. Namun produk yang mudah digunakan tentunya akan lebih fungsional dan tidak menimbulkan stres bagi ibu. Ada poin-poin yang harus diperhatikan salah satunya seperti adanya roda yang memudahkan untuk bergerak.

Adanya roda akan memudahkan Anda dalam memindahkan boks bayi tanpa membuat si kecil terbangun. Misalnya, Anda mungkin mengerjakan pekerjaan rumah di siang hari dan bersiap untuk tidur di kamar tidur di malam hari. Jika produk pilihan Anda memiliki roda, Anda dapat langsung memindahkannya ke tempat yang mudah dilihat.

Semakin dekat kotaknya dengan aktivitas Anda, semakin cepat Anda dapat merespons saat si kecil menangis. Selain itu, Anda juga bisa lebih mudah mengecek kondisi bayi secara berkala.Lalu, bagaimana jika space di dalam ruangan terbatas. Anda dapat memilih produk yang dilengkapi dengan penyimpanan tambahan Box Bayi. Semoga artikel ini bermanfaat.

0 comments:

Post a Comment